MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara Komitmen dalam meningkatkan mutu infrastruktur regional. Salah satunya hal itu dilakukan dengan kunjungan kerja Bupati H. Shalahuddin ke pabrik baja PT Wiratama Globalindo Jaya di Bekasi.
Kehadiran Bupati bersama jajaran PUPR bertujuan untuk memastikan bahwa material baja yang digunakan dalam proyek jembatan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
“Kualitas tidak bisa ditawar. Kami ingin memastikan setiap material yang dipasok benar-benar memenuhi standar teknis,” ujar Bupati Shalahuddin.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga mutu pembangunan.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas PUPR, M. Iman Topik, serta beberapa tim teknis dari Pemkab Barito Utara.
Mereka disambut langsung oleh pihak manajemen pabrik yang kemudian mengajak rombongan melihat proses produksi baja secara mendetail, mulai dari fabrikasi hingga proses kontrol kualitas.
Menurut Bupati, pembangunan jembatan tidak boleh hanya mengejar penyelesaian, tetapi harus memperhatikan kekuatan material agar dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang. Ia menegaskan bahwa kualitas baja merupakan komponen penting yang tidak boleh diabaikan.
Proyek yang dimaksud adalah pembangunan Jembatan Tipe C Sikan–Tumpung Laung dan Jembatan Tipe B Lemo–Lemo Seberang, dua proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Barito Utara. Material baja dari PT Wiratama Globalindo Jaya menjadi komponen utama dalam pembangunan tersebut.
Pemkab Barito Utara berharap melalui pengawasan langsung ini, pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan akses ekonomi masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu, pihak pabrik menjelaskan bahwa mereka telah menyiapkan sistem produksi yang mampu memenuhi spesifikasi kebutuhan proyek Pemkab Barito Utara. Mereka juga menegaskan kesiapan perusahaan mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Kadis PUPR Iman Topik menyampaikan bahwa pihaknya telah mengadakan diskusi teknis terkait waktu pengiriman baja, spesifikasi material, dan standar mutu yang harus dipenuhi. Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan untuk memastikan proyek berjalansesuai target. (red)






